Fans Ayara

27 Februari 2008

Sakit Punggung itu bernama *Hernia Nucleus Pulposus (HNP)*


Masih ingat khan postingan bunda tentang sakit punggung yang dah bunda derita selama 2 tahun belakangan ini kira-kira begini nih postingan waktu itu ----> Sakit Punggung.

Dan beberapa hari belakangan ini, sakit yang bunda derita itu semakin hebat saja rasanya. Emang sih bunda akui, bunda tuh paling males terapi dan minum obat. Bunda pun susah untuk tidak melakukan aktifitas2 tertentu yang sama sekali dilarang dokter seperti gendong indi, angkat beban berat, dll. Awalnya bunda mengangkat konblok dari depan rumah ke dalam halaman rumah. Untuk mempersingkat waktu, akhirnya bunda mengangkat sebanyak 3 konblok sekali angkat. Akibatnya, sakit ini kambuh lagi, lalu setelah mengangkat sebanyak 50 konblok, selanjutnya tugas ini dilanjutkan oleh Sri, Nanny nya ayara indi, total semua konblok menjadi 100, wuih bener2 kerja berat. Dan Akibatnya sakit punggung kambuh dan semakin menjadi2. Badan bunda jadi kaku, untuk jalan aja rasanya nyeri banget, dan rasa nyeri itu sudah menjalar sampai ke paha dan betis bunda, kalau angkat kaki rasanya kaya ketarik otot2nya.

Hari selasa kemaren saya coba konsultasi ke dokter di sebuah rumah sakit di daerah jakarta selatan yang dikenal sebagai rumah sakit khusus tulang dan syaraf. Dokter di sana mendiagnosa bunda terkena HNP kepanjangannya adalah Hernia Nucleus Pulposus, dan kalau diterjemahkan dalam bahasa indonesianya sih Urat Syaraf Belakang Terjepit.


Dan untuk kasus bunda ini, ruas2 yang terjepit itu bukan cuma satu tapi tiga ruas. Dokter akhirnya menyarankan untuk dilakukan tindakan operasi, dan operasi ini tergolong sebagai operasi besar. *Waaahhhh, bunda kaget banget, denger kata operasi. Dulu aja waktu hamil dan akan melahirkan bunda berusaha sekuat tenaga untuk bisa melahirkan normal karena takut banget kalau harus dioperasi caesar...eh ini malah harus menghadapi operasi yg lain lagi...waduh takut banget deh..*

Trus, bunda tanya lagi ke dokter, ada gak tindakan pengobatan lainnya minimal untuk meredakan rasa sakit saat ini dulu deh. OPerasinya bisa nanti2 hehehehe, secara takut banget harus dibius total, takut gak bangun2 lagi .... alias jadi almarhumah hehehehe *ketakutan yang tak beralasan, mati, jodoh, rejeki khan ditangan Alloh yah ? :-)*

Dokter bilang, bisa dengan melakukan terapi sebanyak 10 kali dan bedrest. Yah akhirnya bunda ambil tindakan pengobatan yang terakhir. Tapi ini juga katanya gak menjamin sembuh total, bunda harus tetap melakukan tindakan preventif dengan tidak lagi melakukan aktivitas angkat beban-beban berat termasuk gendong ayaraku ... *wuah sedih banget gak bisa gendong ayara, kasihan kamu nak ... padahal bunda masih pengen gendong2 kamu kayak waktu masih bayi dulu* Larangan2 lain mungkin bisa bunda lakukan ...hehehehe asyik gak jd kuli lagi di rumah ... tapi ada satu larangan yang bikin bunda sedih banget, ya itu larangan menggendong anak, buat seorang "Bunda" larangan itu membuat hati ini sedih bukan kepalang. Bagaimana mungkin seorang Ibu tidak menggendong anaknya, belahan jiwanya, kalau bisa sih meski anak tersebut sudah dewasa, seorang ibu pasti akan mau dan berharap bisa terus menggendongnya dan memeluknya dalam gendongan.

Keadaan terberat yang mungkin akan bunda alami jika tidak segera melakukan operasi tsb adalah kondisi dimana saat itu bunda tidak akan bisa lagi menahan buang air kecil dan buang air besar. Dan jika sampai pada kondisi tsb, harus segera dilakukan tindakan operasi dan tidak bisa di tunda lagi. *Jangan sampe deh ... bunda bertekad mau cari pengobatan alternatif aja deh*

Dengan rasa ingin tahu yang besar tentang penyakit ini bunda coba cari informasi. Kira-kira berikut informasi yang bunda peroleh dari beberapa sumber.

a. Info Sehat, Situs RS. Pantai Indah Kapuk.
b. Media Sehat.

Selain itu, bunda juga mencoba mencari pengobatan alternatif untuk mengatasi penyakit ini untuk menghindari tindakan operasi yang masih menakutkan bunda sampai saat ini. Dan kira-kira seperti ini informasinya ---> Pengobatan Altenatif Untuk HNP.

Bunda mohon doanya dari semua pembaca dan pengunjung blog bunda yang baik hati, agar bunda bisa segera sembuh dan pulih dari kondisi ini. Mohon infonya juga bila ada cara pengobatan lain yang bisa meringankan sakit yang bunda derita ini.

Namun dalam kondisi seperti saat ini ... Bunda tetap bersyukur karena ternyata Alloh masih sayang pada bunda dengan memberikan kesempatan kepada bunda untuk istirahat. Alhamdulillah... terima kasih ya Alloh... berikanlah kepada hamba kekuatan untuk menjalani ini semua... Amin ....

19 Februari 2008

Mimpi Yang Menjadi Kenyataan


Tanggal 14 Januari 2008 saya menerima email ini dari seorang teman, dia adalah rekan kerja saya di kantor. Begini isi emailnya :

------------------------------------------------------------------------------------

Semua Terjadi Karena Suatu Alasan........

Semua dimulai dari impianku. Aku ingin menjadi astronot. Aku ingin terbang ke luar angkasa. Tetapi aku tidak memiliki sesuatu yang tepat. Aku tidak memiliki gelar. Dan aku bukan seorang pilot. Namun, sesuatu pun terjadilah.

Gedung Putih mengumumkan mencari warga biasa untuk ikut dalam penerbangan 51-L pesawat ulang-alik Challanger. Dan warga itu adalah seorang guru. Aku warga biasa, dan aku seorang guru. Hari itu juga aku mengirimkan surat lamaran ke Washington. Setiap hari aku berlari ke kotak pos. Akhirnya datanglah amplop resmi berlogo NASA. Doaku terkabulkan. Aku lolos penyisihan pertama. Ini benar-benar terjadi padaku.

Selama beberapa minggu berikutnya, perwujudan impianku semakin dekat saat NASA mengadakan test fisik dan mental. Begitu test selesai, aku menunggu dan berdoa lagi. Aku tahu aku semakin dekat pada impianku. Beberapa waktu kemudian, aku menerima panggilan untuk mengikuti program latihan astronot khusus di Kennedy Space Center.

Dari 43.000 pelamar, kemudian 10.000 orang, dan kini aku menjadi bagian dari 100 orang yang berkumpul untuk penilaian akhir. Ada simulator, uji klaustrofobi, latihan ketangkasan, percobaan mabuk udara. Siapakah di antara kami yang bisa melewati ujian akhir ini ?

Tuhan, biarlah diriku yang terpilih, begitu aku berdoa. Lalu tibalah berita yang menghancurkan itu. NASA memilih orang lain yaitu Christina McAufliffe. Aku kalah. Impian hidupku hancur. Aku mengalami depresi. Rasa percaya diriku lenyap, dan amarah menggantikan kebahagiaanku. Aku mempertanyakan semuanya. Kenapa Tuhan? Kenapa bukan aku? Bagian diriku yang mana yang kurang? Mengapa aku diperlakukan kejam ?

Aku berpaling pada ayahku. Katanya: "Semua terjadi karena suatu alasan."

Selasa, 28 Januari 1986, aku berkumpul bersama teman-teman untuk melihat peluncuran Challanger. Saat pesawat itu melewati menara landasan pacu, aku menantang impianku untuk terakhir kali. Tuhan, aku bersedia melakukan apa saja agar berada di dalam pesawat itu. Kenapa bukan aku? Tujuh puluh tiga detik kemudian, Tuhan menjawab semua pertanyaanku dan menghapus semua keraguanku saat Challanger meledak, dan menewaskan semua penumpang.

Aku teringat kata-kata ayahku: "Semua terjadi karena suatu alasan." Aku tidak terpilih dalam penerbangan itu, walaupun aku sangat menginginkannya karena Tuhan memiliki alasan lain untuk kehadiranku di bumi ini. Aku memiliki misi lain dalam hidup. Aku tidak kalah; aku seorang pemenang....

Aku menang karena aku telah kalah. Aku, Frank Slazak, masih hidup untuk bersyukur pada Tuhan karena tidak semua doaku dikabulkan.

Tuhan mengabulkan doa kita dengan 3 cara:
1. Apabila Tuhan mengatakan YA. Maka kita akan mendapatkan apa yang kita minta.
2. Apabila Tuhan mengatakan TIDAK. Maka mungkin kita akan mendapatkan yang lain yang lebih sesuai untuk kita.
3. Apabila Tuhan mengatakan TUNGGU. Maka mungkin kita akan mendapatkan yang terbaik sesuai dengan kehendakNYA.

--Frank Slazak--

--------------------------------------------------------------------------------------

Saat saya menerima email itu dan membacanya, saya hanya merenungi dan membenarkan apa yang tertulis di situ, tanpa pernah menduga sama sekali bahwa ternyata email itu merupakan jawaban dari semua pertanyaan saya kepada Alloh dan jawaban atas doa-doa saya.

Saya punya keinginan yang merupakan impian saya sejak 2 tahun belakangan ini, saya berdoa tiap malam dan saya pun hampir putus asa merasa doa saya tidak didengar oleh Alloh SWT.

Sampai dengan suatu hari ...

Saya menerima kabar bahwa akhirnya saya diterima bekerja di kantor yang sudah jadi impian saya sejak 2 tahun yang lalu. Awalnya saya sempat putus asa, karena berkali2 gagal tes di situ. Tapi ternyata Alloh SWT bukannya tidak mengabulkan doa saya, tapi hanya menundanya sampai waktu yang dianggap-Nya tepat. Dan mungkin saat ini lah waktu yang tepat untuk saya.

Kemantapan hati yang saya rasakan saat ini pun, tak langsung begitu saja saya rasakan. Saya sempat dihantui kebimbangan, saya bingung, kenapa keraguan ini timbul setelah saya memperoleh apa yg saya impikan? 2 tahun yang lalu saya memimpikan bekerja di tempat itu, namun ketika mimpi itu selangkah lagi akan saya capai bahkan mungkin sudah berada di depan saya, detik itu juga, saya ragu ...

Saya pun mulai minta pendapat teman2 yang saya percaya, dan saya anggap bisa memberikan saran dan masukan untuk menghilangkan kebimbangan itu. Saya kembali berdialog pada Alloh SWT, sang kekasih hati, karena untuk kali ini, saya ingin Alloh yang pilihkan untuk saya, saya percaya pilihan Alloh pasti yang terbaik buat saya.

Alhamdulillah, Cinta Alloh begitu besar pada saya. Dia berikan jawaban atas doa-doa saya dan memberikan kemantapan di hati ini.

Dengan mengucap Bismillahirrahmannirahim ... saya akan mencoba menjawab tantangan ini, semoga ini akan menjadi pembuka jalan bagi masa depan saya dan impian saya berikutnya.

Hari ini, detik ini juga saya baru menyadari bahwa email tersebut hadir dengan maksud tertentu, mungkin Alloh sedang mencoba berdialog dengan saya melalui teman saya tsb dan membisikkan ke hatinya untuk mengirimkan email kepada saya.

Hal ini memberikan saya banyak pelajaran berharga, bahwa kita tidak boleh berputus harapan, Alloh tidak pernah tidur, berdoalah terus untuk setiap harapan dan mimpi-mimpi kamu, suatu saat nanti apa yang kamu impikan Insya Alloh akan terwujud.

Dan mulai hari ini, saya tidak akan pernah lagi untuk berhenti bermimpi. Karena mimpi-mimpi itu lah saya bisa tetap hidup dan bertahan sampai dengan hari ini.

Saya lah "SANG PEMIMPI", dan saya bangga akan itu. Duhai Alloh ... terima kasih atas semua karunia-Mu ini, dan bimbinglah hamba-Mu ini agar dapat menunaikan amanat ini sebaik-baiknya. Amin ...

Thanks ya Mba Apri untuk emailnya ... semoga suatu saat nanti kamu pun akan dapat meraih semua mimpi-mimpi itu, someday kalau ada email yang menurut mba bagus, jangan bosan untuk mengirim karena kita gak akan pernah tahu bahwa hal sederhana yang kita lakukan tsb ternyata memberikan pengaruh besar bagi seseorang...

11 Februari 2008

Kesepian


"Ku lari ke hutan lalu menyanyiku, Ku lari ke pantai lalu teriakku. Sepi. Sepi, sendiri, aku benci. Aku ingin bingar. Aku mau di pasar. Bosan aku dengan penat. Enyah saja kau pekat. Seperti berjelaga, jika ku sendiri. Pecahkan saja gelasnya! Biar ramai, biar mengaduh sampai gaduh. Aih, ada malaikat menyulam jaring laba-laba belang di tembok keraton putih. Mengapa tak goyangkan saja loncengnya biar terdera ? Atau ... aku harus lari ke hutan belok ke pantai? "

Kata-kata di atas bukan lahir dari hati dan pikiran saya sendiri, itu dikirimkan oleh seorang teman melalui pesan singkat SMS Sabtu malam Jam 12.34 WIB, saat saya mengeluh padanya tentang rasa kesepian yang belakangan mulai saya rasakan kembali. Kesepian yang saya rasakan dalam tahun-tahun belakangan ini. Dan saya rasa, kata-kata itu pun bukan lahir dari pikiran dia, karena kata-kata tidak lah asing, khususnya buat orang-orang yang pernah menonton Film berjudul "Ada Apa Dengan Cinta", pemeran utamanya yang bernama "Cinta" pernah menyuarakan puisi itu saat dia dan temannya "Rangga" hadir di sebuah Cafe. Saat itu Cinta diminta untuk naik ke atas panggung untuk menyumbangkan sesuatu yang dia bisa, waktu itu dia diminta untuk
bernyanyi, namun dengan alasan dia tidak bisa maka mulailah dia berpuisi. Tetapi tetap saja puisi tersebut dinyanyikan juga olehnya diakhir pembacaan puisinya.

Di sini saya tidak bermaksud untuk menceritakan tentang Film tsb, saya akan bercerita mengenai apa yang saya rasakan belakangan ini, dan teman saya mengirimkan saya puisi itu sebagai perwujudan dari apa yg mungkin saya rasakan. Sedikit banyak, isi puisi tsb bisa mewakili perasaan saya meski tidak seluruhnya. Saya akui teman saya ini seperti punya bakat di mana dia bisa meraba apa yg dirasakan orang lain saat org tsb bercerita. Dan jawaban dari curhat saya waktu itu, ya puisi itu.... thanks bro. (*hihihi sok anak punk banget sih bunda).

Sebelum, dia mengirimkan puisi itu, dia hanya menjawab secara singkat melalui pesan singkat SMS tsb seperti ini "Bicaralah". Saya pun menjawab dengan seperti ini "With whom? Sedangkan di sekeliling saya, hanya ada dinding-dinding kamar yang akan tetap membisu meski sudah kuteriakkan beribu kata untuk menyuarakan kesepian yang saya rasakan. Kesepian ini sudah bertahun-tahun saya rasakan, namun saya tidak ingin menjadi terbiasa karena kehadirannya. Bicara, malah sering kali membuat rasa sakit yang lebih pedih dari kesepian itu sendiri" (*kira-kira begitu jawaban saya menanggapi reply dia saat itu kalau saya tdk salah ingat). Dan puisi itu hadir, merefleksikan keadaan di hati saya kala itu.

Karena saat itu sudah malam, saya enggan meneruskan. Saya hanya menjawab dengan mengatakan "Terima kasih ..." (*yang lainnya saya lupa hehehehe)

Keesokan hari nya. Saat senggang saya iseng mengganggunya lagi, meski saya tahu mungkin dia saat itu sedang sibuk mempersiapkan segala keperluannya untuk pergi ke komodo dan ruteng, dalam rangka tugas. Maka saya coba sms dengan mengetik kata-kata sehalus mungkin khawatir membuatnya sebal dengan kehadiran sms saya yg mungkin dpt mengganggunya. (*hehehehe, maaf ya kawan, saya gak tahu lagi musti cerita sm siapa)

Bunda : *****, maaf saya gangguin kamu lagi, saya cuma butuh tmn ngobrol, sharing atau apalah yg bs m'berikan pencerahan buat saya saat ini.jujur sebenarnya saya gak enak ngerepotin km trus tp sy mrasa nyaman ngobrol sm km...skali lg maaf ya ****,kalo km mrasa sms sy cm ganggu km,gak usah di bls jg gak papa,sy bs ngerti koq,thx.
(* simbol bintang di atas adalah nama teman sy tsb, tapi maaf saya gak bisa menuliskan di sini, dia bukan lah orang yang senang dirinya terdisplay orang lain)

Teman : Kamu gak ganggu saya koq.Apalagi cuma sms :-) Tapi maaf, saya gak bisa nelpon dulu kalo skrg. Lagi agak rusuh karena besok udah mau jalan. Tapi gak papa, SMS an aja, gak papa khan ?

Bunda : Gak papa,sy lbh senang sms an. Oh ya bsk dah mau jalan ya ? lg beres2 ya hr ini? Cuaca belakangan ini kurang bersahabat ya. Hujan terus belum lagi angin kencang banget kalo malam. Sudah cari tahu belum cuaca di komodo dan ruteng gimana apa spt di sini, di laut kabarnya angin lebih besar lagi ya? hati-hati ya, pengen deh someday nonton liputan kamu ...

Teman : Belum tau cuaca di sana gimana. Selain karena sibuk ngurusin hal-hal yang lain, dari kemarin kepala balainya saya telponin gak nyambung2. Tapi kayaknya emang gelombang lagi pasang ya di mana2. Kalau saya punya pilihan saya lebih milih untuk gak berangkat dulu. Tapi khan saya jalannya bareng produser, jadinya saya cuma ngikut aja apa kata dia. Ih, kemana ya perginya sang anarkis dalam diri saya ?

Bunda : Sang anarkis itu gak akan pergi ke mana-mana, dia tetap ada dlm diri kamu dan akan tetap di sana sampai suatu saat nanti kamu memintanya untuk muncul kembali. Saya rasa saat ini diri kamu yang lain sedang mencoba berkompromi dengan keadaan kamu saat ini dan kamu pun sekarang sudah mulai berubah menjadi pribadi yg mapan dan bertanggung jawab terhadap tugas yg sdg kamu emban sekarang. Hei, pikirkan saja asyiknya perjalanan kamu nanti. Kalo bisa, saya juga mau tukar tempat dengan kamu supaya bisa berpetualang hehehe.

Teman : Iya, saya akan coba tidak memikirkan apa yg sekarang ngeganggu pikiran saya. Dan coba memikirkan hal2 lain yang lebih menyenangkan dari perjalanan besok. Tapi itu artinya saya berkhianat sama kenyataan gak sih ? Menutup mata dari hal-hal yang saya gak sukai, padahal hal2 itu nyata, sambil berharap semua itu segera berlalu ? Ah, kok jadi saya yg curhat sih ?

Bunda : kyknya nasib kita sama, sebenarnya saya adalah seorang pemberontak, gak ada yg bisa maksa saya melakukan sesuatu yg saya tdk sukai. Tapi untungnya ada anak saya,Putri saya satu2nya yang banyak sekali memberikan perubahan pada diri saya, tapi kayaknya sekarang ini diri saya yang dulu sedang meronta-ronta ingin keluar, dan itu menyiksa. Apalagi gak ada orang yang bisa ngerti saya, rasa itu akhirnya bermuara pada rasa kesepian yang begitu menyiksa ...

Teman : Kamu benar, situasi dimana gak ada orang yang mau ngedengerin kita, apalagi memahami, sering nyiptain perasaan depresif dalam diri. Apalagi kalo di sisi laen kita lah yang justru di tuntut untuk selalu ngedengerin dan mahamin orang2. Tapi itu konsekuensi kita hidup di kota besar. Dimana hampir gak ada ruang dan waktu yang bisa kita isi dengan romantika. Mana ada orang2 modern buat romantika ? Haha. Ngga ngehasilin duit bukan ?

Teman : Orang2 kayak kamu, saya, yg ngerinduin momen2 kayak gitu, biasanya milih jadi backpacker. Saya pengen jadi backpancker someday. Pergi ninggalin rutinitas, looping, dan kemotonan hidup.

Bunda : Wah akhirnya ada org yg bisa ngerti apa yg sy mau. jadi backpacker, wow itu emang impian saya, pergi kemana aja ngikutin kaki melangkah, tidur dengan naungan bintang dan langit di atas kita, gak khawatir meski duit ngepas, hahahaha, selalu merasa tak sabar menanti petualangan di depan mata, mengunjungi tempat-tempat baru, andai saya masih diberi ijin oleh Tuhan merasakan sensasi itu sblm waktu saya habis di dunia ini, andai ..

Teman : Udah nonton Before Sunset ama Before Sunrise ?

Bunda : Film ? atau kejadian alam ? atau efek fotography yg diciptakan seseorang yang jago technology dg cara menggerakkan mouse bisa tercipta suasana sunset dan sunrise ? yg mana kira2 yg di maksud ?

Bunda : Maaf kalau pertanyaan saya rada aneh. Soalnya waktu yang saya miliki gak sebanyak kamu untuk bisa baca buku, nonton film, maupun berpetualang menyaksikan lukisan alam seindah itu, menyedihkan sekali ya hidup saya ? dan saya benci kalo ingat apa yg sudah saya lewatkan dlm hidup saya yg gak mungkin bisa saya ulang lagi ...

Teman : Itu judul Film. Dua Film. Tontonlah kapan2 ada waktu.

Bunda : Oke d, btw thanks udah temenin ngobrol siang ini di tengah hujan yang seolah2 enggan meninggalkan jakarta dan bekasi beberapa hari belakangan ini. Kayaknya saya harus kembali ke peran saya sebagai Ibu untuk menina bobokan putri saya yg dari tadi asyik dg Film Mickey Mouse nya :-), hati-hati besok di jalan ya, selamat menikmati petualangan & jangan lupa membaginya dalam cerita di blog mu atau saat kita berkesempatan bertemu di YM. Always keep in touch ya !

Dan itu adalah akhir dari ngobrol saya siang itu dengan teman saya lewat sms. Hujan di luar kala itu tidak berhenti2 turun. Seperti layaknya seorang laki-laki yang sudah lama tidak bersua dengan kekasihnya, ingin sepuas2nya menumpahkan segala kerinduan dan enggan pergi lagi dari sisinya, atau seperti layaknya seseorang yang meratapi kepergian orang yg dia cintai. Entahlah, suasana hujan spt ini, memang menciptakan suatu suasana tersendiri bahkan bagi beberapa orang mungkin melahirkan jiwa romantis dalam hatinya, hehehehe ceilee.... Tapi buat orang Cina yang saat ini masih dalam suasana Imlek, hujan seperti ini memang berkah karena konon menurut kepercayaan mereka bisa mendatangkan rejeki. Mudah2an yang kepercayaan terakhir benar, minimal bisa mendatangkan rejeki buat saya, Amin .... :-)

Yang pasti sampai saat ini saya masih kesepian ... bukannya saya gak punya teman, atau gak punya kekasih yang menemani. Kesepian itu ada dalam relung hati saya yg paling dalam ... yang gak semua orang bisa memaknai kesepian itu, mungkin malah mentertawakan ke tidak logisan saya menyikapi rasa itu. Malah yang menyakitkan lagi ketika saya forward puisi yang diambil dari Film Ada Apa Dengan Cinta ke seorang teman lain (*bukan teman yg terlibat obrolan dg saya via sms di atas lho), dia hanya mereply dengan singkat begini "Gak jelas banget", huh ... menyakitkan, kalau gak ngerti mending gak usah di jawab aja kalee.... bikin bete aja.... saya jawab aja begini : "Emang cuma orang tertentu aja yang paham makna di balik kata2 itu..."
Trus di jawab lagi di YM, yang bikin saya tambah bete hari ini : "Btull, tapi jangan jadi plagiat donk bu, harus inofatif sedikit lah bu"

Ah... malah bikin bete suasana hati saya hari ini. Dengan nada kesal saya jawab : " Bukan Plagiat, terkadang ada beberapa hal dari Film, buku, maupun petualangan orang lain, buah pikiran orang lain, yang bisa kita maknai untuk diri kita sendiri, karena dalam hidup ini, kita semua sebenarnya plagiat koq, ngapain resah ..."

Menyesal saya memforward kata2 penuh makna itu ke no hp dia melalui sms.....

Terkadang penyesalan memang selalu datangnya terlambat.

06 Februari 2008

Just Sharing ...

Udah 2 hari terakhir ini inet di kantor saya mati, walah ... bete banget rasanya, sudah kayak orang buta, gak bisa ngimel, gak bisa nginet, gak bisa chat... (*halah ... hehehehe), pokoknya gak enak banget rasanya. Apalagi dari beberapa hari kemaren itu tangan sudah gatel banget rasanya pengen posting di blog ...

Oh ya, tanggal 02 Februari lalu, pas lagi bete banget di kantor, eh ada temen ngajak ngobrol via YM, lumayan buat ngilangin bosen dan jenuh di kantor. Secara kami emang dah lama banget gak ngobrol, pembicaraan hari itu panjaaaaaaaaaaaaang banget. Obrolan kami pun udah loncat-loncat, dari topik yang satu ke topik yang lain. Saya akui temen saya yang satu ini emang paling asyik buat di ajak diskusi, wawasannya luas, pengalamannya banyak, jadi saya merasa setiap berbincang dengannya selalu ada ilmu yang bisa saya ambil. Dan saya pengen juga nih sharing perbincangan kami waktu itu, secara saya emang bukan orang yang pelit ilmu...(*hehehehe ceile.... narsis banget deh ...), saya mau berbagi dengan anda-anda semua (*halah formil amat bun ...), yah mana tahu anda juga bisa mengambil Ilmu dan hikmah dari perbincangan kami waktu itu.

Tapi maaf ya, nama temen saya itu sengaja tidak saya tampilkan di sini, soalnya dia pernah bilang bahwa dia tidak senang terdisplay ... hmmmm ... yah setiap orang memang punya hak untuk menjaga privacynya.

Kira-kira spt ini isi perbincangan kami waktu itu, meski tdk semua saya munculkan di sini, yang kira2 bisa diambil ilmunya saja ya... selebihnya hanya perbincangan ringan teman kepada temannya.

-------------------------------------------------------------------------------------
bunda (2/1/2008 8:20:38 AM): thanks
bunda (2/1/2008 8:20:43 AM): saya pernah main ke blog ini
bunda (2/1/2008 8:20:49 AM): saya pikir ini bukan blog kamu
bunda (2/1/2008 8:26:03 AM): btw, di blog kamu, kamu pelit banget ya, gak boleh orang komen apapun hehehehe
teman (2/1/2008 9:52:37 AM): lagi ga pengen ada interaksi lewat blog. mending interaksi lewat ym atau ketemu langsung. hehe.
bunda (2/1/2008 9:53:30 AM): btw, seneng ya bisa jalan2 terus ...
bunda (2/1/2008 9:53:47 AM): saya terakhir jalan-jalan sebagai orang bebas th 1997, lama banget ya ?
teman(2/1/2008 9:54:54 AM): hmm... gimana yah? sampai dgn saat ini sih belum terlalu seneng. krn jalannya msh bareng produser terus.
bunda (2/1/2008 9:55:28 AM): tapi minimal bisa jalan-jalan gratis
teman (2/1/2008 9:56:17 AM): kerja kaleee...
bunda (2/1/2008 9:56:35 AM): saya lagi kangen pengen naik gunung, karena pertama kami kenal gunung, bukan perkenalan yang saya inginkan ... asli saya nyesel banget ...
bunda (2/1/2008 9:56:50 AM): tapi sayang, saat ini mana mungkin bisa kenalan sama gunung lagi ...
teman (2/1/2008 10:05:00 AM): ga mungkin ya?
bunda (2/1/2008 10:05:47 AM): apanya yg gak mungkin ? naik gunung maksudnya ?
bunda (2/1/2008 10:05:59 AM): iya lah, gak mungkin ...
bunda (2/1/2008 10:06:11 AM): saya punya tanggung jwb yg gak bisa setiap saat saya tinggalkan
bunda (2/1/2008 10:06:32 AM): hanya untuk melepaskan rasa kangen saya pada gunung
bunda (2/1/2008 10:06:48 AM): dan betapa dasyatnya perasaan saat mendakinya ... maupun saat berada di puncaknya ...
teman (2/1/2008 10:09:47 AM): di jurnal saya, saya pernah nulis gini:
teman (2/1/2008 10:11:18 AM): "manusia mendaki gunung, menyeberangi laut, katanya utk menaklukkan alam. katanya juga utk berkenalan dgn alam.
teman (2/1/2008 10:12:16 AM): beberapa ingin mencari tempat yg tenang utk bisa merasakan kedamaian.
teman(2/1/2008 10:14:50 AM): tapi itu semua hanya dalih. manusia sebenarnya tdk memerlukan itu semua. manusia hanya ingin menaklukkan dirinya sendiri utk kemudian bisa mengenal dirinya, baik itu kekuatan atau kelemahannya.
teman (2/1/2008 10:17:01 AM): jika itu semua telah tercapai, manusia akan mampu menerima dirinya sendiri dan otomatis berdamai dg dirinya sendiri. jadi di manakah kedamaian itu sebenarnya?"
bunda (2/1/2008 10:18:14 AM): kayaknya tulisan di atas begitu familiar sama saya deh
bunda (2/1/2008 10:18:34 AM): kayaknya kamu pernah mengungkapkan itu ke saya bener gak ? atau hanya dejavu ?
teman(2/1/2008 10:19:48 AM): bukan. itu memang suara yg ada dalam hati setiap yg punya jiwa.
bunda (2/1/2008 10:20:25 AM): masa sih ?
bunda (2/1/2008 10:20:37 AM): tapi saya merasa pernah ada yg mengatakan itu ke saya
teman (2/1/2008 10:22:07 AM): kamu tau, saya ga pernah menuliskan ide saya. selama ini saya hanya menulis suara hati. sedangkan hati ini adalah sesuatu yg masih misteri.
bunda (2/1/2008 10:23:14 AM): kamu belum jwb dari tadi, posisi kamu lagi dimana saat ini ? outdoor atau indoor ? kerja atau lagi bebas tugas kah ?
teman (2/1/2008 10:24:39 AM): saya hari ini memilih libur. saya di rumah skrg.
bunda (2/1/2008 10:24:51 AM): ooooo
bunda (2/1/2008 10:25:33 AM): wah hujan2 gini, di rumah ?
bunda (2/1/2008 10:25:38 AM): asyik banget....
teman (2/1/2008 10:26:01 AM): lagi pengen mempunyai diri saya sendiri aja. hehe.
bunda (2/1/2008 10:26:24 AM): aduh jadi kangen sama selimut saya dan ngebayangin gimana nyamannya masuk di dalam situ ...
bunda (2/1/2008 10:26:54 AM): pertanyaan: apakah orangtua berhak atas hari libur?
bunda (2/1/2008 10:27:00 AM): kayaknya enggak
bunda (2/1/2008 10:27:07 AM): semenjak saya jadi orang tua
bunda(2/1/2008 10:27:13 AM): saya gak pernah punya waktu buat libur
bunda (2/1/2008 10:27:23 AM): gak pernah punya waktu buat diri saya sendiri
bunda (2/1/2008 10:27:31 AM): apalagi memiliki diri saya sendiri
bunda (2/1/2008 10:27:41 AM): saya merasa telah mengkhianati anak saya
bunda (2/1/2008 10:27:54 AM): kalau saya masih egois ingin memiliki saya sendiri...
bunda (2/1/2008 10:28:10 AM): meski kangen juga pengen punya waktu buat diri kita sendiri...
teman (2/1/2008 10:28:46 AM): nggak apa2. saya sudah duga kalau hidup makin lama makin berat utk dijalani. tapi nggak apa2.
bunda (2/1/2008 10:29:18 AM): kadang-kadang saya merasa saya ini bukan Ibu yg baik buat anak saya
bunda (2/1/2008 10:29:25 AM): karena mendambakan kebebasan saya sendiri....
teman (2/1/2008 10:29:47 AM): semuanya akan baik2 saja.
bunda (2/1/2008 10:29:55 AM): semudah itu ?
bunda (2/1/2008 10:30:18 AM): baik-baik saja ... oke ... saya catat deh ...
teman (2/1/2008 10:31:49 AM): mbak, keinginan utk bebas bukanlah sesuatu yg buruk. hasrat akan anarki hanyalah konsekuensi logis di dlm sistim.
bunda (2/1/2008 10:32:49 AM): boleh gak saya keluar dari topik ini ?
bunda (2/1/2008 10:33:08 AM): ada yg mau saya sharing sm kamu and i need u'r opinion..
teman (2/1/2008 10:34:04 AM): silakan, mbak. silakan.
bunda (2/1/2008 10:34:21 AM): ganggu gak nih ?
bundai (2/1/2008 10:34:31 AM): nanti saya mengganggu waktu kamu lagi
bunda (2/1/2008 10:34:49 AM): khan katanya kamu lagi pengen punya waktu memiliki diri kamu sendiri
bundai (2/1/2008 10:35:05 AM): kalau ada saya, berarti kamu gak sendirian lagi donk...
teman (2/1/2008 10:35:06 AM): sampai detik ini belum.
bunda (2/1/2008 10:35:24 AM): oke... karena detik cepat banget berlalu ...
bunda (2/1/2008 10:35:31 AM): berarti saya harus cepet2 cerita ya ...
teman (2/1/2008 10:36:20 AM): memiliki diri sendiri bukan berarti jadi schizophren.
bunda (2/1/2008 10:36:38 AM): oke, semalem saya nonton Film dimana Film tsb menceritakan tentang seorang perempuan usia 30 tahun yang habis bercerai lalu merasakan jatuh cinta sama pelukis muda usia 23 tahun ...
teman (2/1/2008 10:37:19 AM): saya nyaman kok ngobrol sama mbak. jadi... tenang saja.
bunda (2/1/2008 10:37:23 AM): saat itu perempuan itu merasakan kembali rasanya dicintai setelah sebelumnya melakukan suatu kesalahan menurut dia lho, karena menikahi laki-laki yang tidak pernah tahu cara mencintai...
teman (2/1/2008 10:37:49 AM): cerita membuat daya khayal saya terbang kemana-mana ...
bunda (2/1/2008 10:38:20 AM): dan saat ini saya lagi punya ide untuk nulis tentang khayalan saya itu ...
bunda (2/1/2008 10:38:28 AM): tentang kalau saya jatuh cinta lagi ...
teman (2/1/2008 10:38:32 AM): tapi saya takut ...
teman (2/1/2008 10:38:55 AM): kalau tulisan di blog saya nanti di baca oleh seseorang yang malah akan berpikiran yang enggak2 ke saya ...
bunda (2/1/2008 10:39:02 AM): menurut kamu apa yg harus saya lakukan ...?
bunda (2/1/2008 10:39:30 AM): tetap menulis atau menyimpan ide dan khayalan itu
bunda (2/1/2008 10:39:37 AM): tetap di otak dan pikiran saya ?
teman (2/1/2008 10:40:00 AM): pertama saya mau nanya, apa yg kamu harapkan dgn menuliskan itu di blog?
bunda (2/1/2008 10:40:24 AM): yah saya ingin berbagi aja ...
bunda (2/1/2008 10:40:41 AM): yah spt yg sy pernah bilang
bunda (2/1/2008 10:40:48 AM): tujuan sy nulis blog khan agar anak saya
widya kartikarini (2/1/2008 10:40:53 AM): kenal siapa ibunya
widya kartikarini (2/1/2008 10:41:00 AM): apa yg sudah di alami oleh ibunya
teman (2/1/2008 10:44:07 AM): hmm, blog itu ibarat teras. ym ibarat ruang tamu. kamu bisa membuat pesta di teras dan ngerumpi di sana. tapi di ruang tamu, kamu bisa memilih siapa yg akan kamu ijinkan masuk.
bunda (2/1/2008 10:44:32 AM): trus ?
teman (2/1/2008 10:45:14 AM): udah pernah baca gadis jeruk?
bunda (2/1/2008 10:45:56 AM): belum ...
bunda (2/1/2008 10:47:26 AM): kamu betul2 mengajak saya untuk berpikir ya ... padahal khan saya cuma pingin tahu pendapat kamu ... tapi saya suka ... khasanah saya jadi bertambah ...
bunda (2/1/2008 10:47:45 AM): terus ? apa yg terjadi sama si gadis jeruk itu ?
bunda (2/1/2008 10:47:55 AM): lalu apa kaitannya dg saya ?
teman (2/1/2008 10:47:57 AM): kalau utk 'berbicara' dg anak kita di masadepan, rasanya cara sang ayah di gadis jeruk bisa ditiru.
bunda (2/1/2008 10:48:29 AM): dimana saya bisa kenal denga si gadis jeruk ini ?
teman (2/1/2008 10:49:48 AM): di gramedia. hehe. diterbitkan Mizan. penulisnya Jostein Garder. tipis kok bukunya.
bunda (2/1/2008 10:50:35 AM): ooo i see
bunda (2/1/2008 10:50:49 AM): gak ada yg gratis ya...
bunda (2/1/2008 10:51:20 AM): trus ... what do you think ?
bunda (2/1/2008 10:51:28 AM): what should I do ?
bunda (2/1/2008 10:51:36 AM): skrg saya mau tahu pendapat kamu ...
teman (2/1/2008 10:52:03 AM): saya juga sempat terharu saat nonton film My Life Without Me. film itu juga ngangkat tema yg sama; ttg mengajak bicara anak kita di masadepan.
teman (2/1/2008 10:54:04 AM): mengenai yg mana dulu? soal kebimbangan utk nulisin ini di blog atau soal rasa takut kamu utk jatuh cinta lagi?
bunda (2/1/2008 10:55:21 AM): soal kebimbangan saya untuk menulis blog tentang ide dan khayalan saya jika saya jatuh cinta lagi ...
teman (2/1/2008 10:57:12 AM): hm, yg saya lihat pada dasarnya masalah kamu cuma satu, yah... takut.
bunda (2/1/2008 10:57:30 AM): trus ?
bunda (2/1/2008 10:57:47 AM): apa yg harus saya lakukan untuk mengenyahkan rasa takut itu
bunda (2/1/2008 10:57:50 AM): dr pikiran saya ?
teman (2/1/2008 10:58:59 AM): padahal orang ga boleh takut. sebab rasa takut bikin org jadi ga kemana-mana.
teman (2/1/2008 11:00:22 AM): rasa takut ga bisa dienyahkan selama kita belom melewati hal yg kita takuti itu.
teman (2/1/2008 11:04:14 AM): kebanyakan, orang takut pada sesuatu yg belum terjadi. itu manusiawi. orang selalu merasa kesulitan dgn perubahan. orang ga rela kehilangan kemapanan. tapi, sudahlah, ini hidup. tak ada yg abadi di sini.
teman (2/1/2008 11:05:39 AM): tenanglah.
bunda (2/1/2008 11:05:56 AM): kebanyakan, orang takut pada sesuatu yg belum terjadi. itu manusiawi. ----> wah itu serg sy alami tuh, secara sy seorang ibu ... kekhawatiran tepatnya ..
bunda (2/1/2008 11:07:28 AM): oke ... thanks
bunda (2/1/2008 11:07:48 AM): rasa takut ... iya ... aneh...mau nulis aja takut ya ?
bunda (2/1/2008 11:08:06 AM): kalau ketemu Hantu takut gak papa ... bener gak ?
teman (2/1/2008 11:10:38 AM): iya, tapi itu wajar. saya aja sering takut nulis. takut dipenjara. haha. tapi saya mikir lagi, kalo saya ga tuliskan suara2 yg ada dlm hati saya, apa bedanya dg berada dalam penjara?
bunda (2/1/2008 11:11:14 AM): hmmm ... penjara ...
teman (2/1/2008 11:11:57 AM): hehe. kenapa, familier ya dg kata itu?
bunda (2/1/2008 11:12:07 AM): gimana ya ?
bunda (2/1/2008 11:12:47 AM): kayaknya ada beberapa hal yg kamu ungkapkan di sini, menyentil beberapa sisi dari kehidupan saya ... apa yg saya rasakan saat ini deh ...
bunda (2/1/2008 11:12:59 AM): keadaan spt di "Penjara" pernah juga saya alami ...
bunda (2/1/2008 11:13:33 AM): dan saya gak yakin banget apakah keadaan itu benar-benar sudah bisa saya atasi ...
teman (2/1/2008 11:14:01 AM): saya memang sengaja. haha. jahat ya saya?
bunda (2/1/2008 11:14:26 AM): masa sih ?
teman (2/1/2008 11:16:00 AM): iya, saya memang senang memancing sisi anarki orang2. soalnya tanpa ada anarki dunia ini bakal ngebosenin.
bunda (2/1/2008 12:03:57 PM): sekarang jadi kamerawan ya ?
bundai (2/1/2008 12:05:06 PM): btw, smp detik ini kehadiran saya belum mengganggu waktu kamu untuk memiliki diri kamu sendiri khan ?
teman (2/1/2008 12:05:11 PM): video journalist lebih tepatnya. soalnya saya nulis naskah juga. tapi naskah bolang ya begitu2 aja. hehe.
bunda (2/1/2008 12:05:15 PM): kalau emang iya, saya mau undur diri dulu
teman (2/1/2008 12:07:51 PM): belum. tapi paling nanti jam 12.30 saya mau nonton dulu liputan saya.
bunda (2/1/2008 3:08:31 PM): masih boleh cerita lagi gak sama kamu ?
teman (2/1/2008 3:09:45 PM): hehe. saya emang capek banget. semenjak baru pulang dari luar kota kemaren, saya belum sempet dapet libur.
bunda (2/1/2008 3:10:10 PM): iya lah percaya ... pasti cape banget kerja outdoor kayak gitu ...
bunda (2/1/2008 3:10:13 PM): tapi Fun khan ?
bunda (2/1/2008 3:10:33 PM): saya pengen banget bisa mengunjungi banyak daerah kayak kamu ...
teman (2/1/2008 3:16:18 PM): enggak. kan tim liputannya banyak. ada 8. masing2 tim 2 orang; camera-person dan reporter.
bunda (2/1/2008 3:18:21 PM): trus dalam 1 minggu itu kamu libur berapa hari ?
bunda (2/1/2008 3:20:08 PM): mau tanya lagi ...
bunda (2/1/2008 3:20:12 PM): Semakin banyak tempat di bumi ini yang kukunjungi, semakin aku merasa tuhan tidak pernah menciptakan satu agama pun untuk manusia, semakin aku mempercayai kebesaran tuhan, dan semakin aku tidak percaya pada agama. (Buleleng, Januari 2008)
bunda (2/1/2008 3:20:23 PM): maksud tulisan kamu di blog itu apa ya ?
teman (2/1/2008 3:21:04 PM): wah, gak tentu. semenjak masuk trans, kami udah dibrainwash, bahwa libur itu adalah sesuatu yg tdk menyenangkan. haha.
bunda (2/1/2008 3:21:45 PM): ya kalau setiap hari saat kerja adalah liburan juga ... berarti hampir setiap hari dah liburan donk....
teman (2/1/2008 3:22:21 PM): haha. tulisan itu. kontroversial ya?
teman (2/1/2008 3:22:28 PM): he eh ...
bunda (2/1/2008 3:23:01 PM): kenapa ya ? ada apa di balik tulisan ini ?
bunda (2/1/2008 3:23:17 PM): apa maksudnya ? begitu kira2 pertanyaan yang ada di pikiran saya ...
teman (2/1/2008 3:23:20 PM): ya begitulah maksudnya.
bunda (2/1/2008 3:24:18 PM): hehehehe, maaap banget ... lama-lama saya udah kayak salah satu tokoh di bajaj bajuri ya ... yg kerjaannya minta maap mulu ...
teman (2/1/2008 3:24:29 PM): itulah yg saya dapat.
bunda (2/1/2008 3:24:56 PM): dari kecil saya diajarkan percaya bahwa cuma agama saya yang benar ... bukannya paling benar lho ...
teman (2/1/2008 3:25:06 PM): haha.
bunda (2/1/2008 3:25:07 PM): karena kalau paling benar, yang lain benar juga
bunda (2/1/2008 3:25:26 PM): jadi pernyataan kamu itu sedikit bikin saya kaget
bunda (2/1/2008 3:25:33 PM): kenapa dengan kamu ?
bunda (2/1/2008 3:26:23 PM): kenapa muncul keraguan itu ?
bunda (2/1/2008 3:26:47 PM): tidak percaya pada agama, tidak sampai pada ketidakpercayaan pada TUhan khan ?
teman (2/1/2008 3:26:54 PM): nggak apa2.
teman (2/1/2008 3:27:30 PM): bukannya saya juga udah tulis?
bunda (2/1/2008 3:28:08 PM): ciri khas jelek saya ... suka terburur2 menyimpulkan sesuatu ...
bunda (2/1/2008 3:29:14 PM): tapi kalau diskusi mengenai Tuhan dan Agama, hehehehe jujur saya gak berani melangkah lebih jauh ...
bunda (2/1/2008 3:29:29 PM): karena keterbatasan ilmu saya melarang saya berkomentar banyak tentang itu ...
teman (2/1/2008 3:29:49 PM): mau tau satu cerita?
bunda (2/1/2008 3:30:04 PM): ya... lebih dari satu juga gak papa
teman (2/1/2008 3:31:09 PM): oke, tapi karena pake hp gini, saya ga jamin kelengkapannya terjaga.
teman (2/1/2008 3:33:56 PM): saya mendatangi cukup banyak daerah akhir2 ini. yg membuat saya menjumpai beragam masyarakat dgn budaya dan agama yg beragam pula.
teman (2/1/2008 3:35:27 PM): hingga tanpa sengaja saya memelajari kaitan antara budaya lokal dgn agama yg mereka anut.
teman (2/1/2008 3:36:46 PM): beberapa daerah budaya lokalnya masih kental. beberapa sudah mulai terkikis.
teman (2/1/2008 3:39:32 PM): yg saya lihat, agama punya peran dlm menghapus budaya lokal suatu masyarakat.
teman(2/1/2008 3:41:12 PM): krn agama juga seakan menyeragamkan bentuk hubungan (interaksi) antara manusia dg manusia, manusia dg alam, dan yg pasti manusia dgn tuhan.
bunda (2/1/2008 3:43:06 PM): ya, saya masih menyimak...
teman (2/1/2008 3:43:12 PM): padahal kebudayaan lokal tercipta dari interaksi2 itu.
teman (2/1/2008 3:44:21 PM): ada masyarakat yg mensakralkan hutan. menyembah pohonnya krn takut kena kutuk.
teman (2/1/2008 3:45:48 PM): sementara dlm agama barat seperti islam-nasrani-yahudi, tdk ada bentuk penyembahan yg seperti itu.
bunda (2/1/2008 3:46:57 PM): correction, islam bukan agama barat kali ya ...
teman (2/1/2008 3:47:32 PM): tiga agama itu sejatinya hanya meyakini satu tuhan. tauhid. tdk boleh menyembahyangi pohon, gunung, sungai, laut, dll.
teman (2/1/2008 3:49:10 PM): hm, cerita saya belum selesai. tapi kalau kamu mau menanyakan kenapa saya masukkan islam ke agama barat saya akan jawab skrg.
bunda (2/1/2008 3:49:27 PM): gak, nanti aja
bunda (2/1/2008 3:49:31 PM): terusin dulu ceritanya
bunda (2/1/2008 3:49:39 PM): maap saya potong tadi ...
bunda (2/1/2008 3:49:42 PM): monggo ...
teman (2/1/2008 3:54:18 PM): oke. iya, akhirnya ketika agama baru masuk ke daerah mereka, perlahan mereka meninggalkan bentuk lama hubungan mereka dgn alamnya.
teman (2/1/2008 3:55:56 PM): mereka pun mulai meninggalkan tradisi lama. apalagi tradisi yg menurut agama baru yg mereka anut dianggap dosa atau bidah.
teman (2/1/2008 3:56:52 PM): mereka tak lagi memperlakukan alam sama seperti sebelumnya.
teman (2/1/2008 3:58:30 PM): suatu hari saya datang ke pemukiman islam di daerah ntt. kamu tau, ntt itu terkenal akan keindahan alamnya.
bunda (2/1/2008 3:59:06 PM): ya, trus ?
bunda (2/1/2008 3:59:57 PM): maap yang bener, bidah dan dosanya... hehehehe
bunda (2/1/2008 4:00:11 PM): bukan yang tdk memperlakukan alam spt seharusnya....
teman (2/1/2008 4:00:30 PM): kedatangan saya di desa itu mengejutkan saya. desa itu kotor. pantainya banyak sampah. kebun mereka banyak sampah.
bunda (2/1/2008 4:03:55 PM): hmm, lalu ...?
teman (2/1/2008 4:04:22 PM): saya bukan sedang mendiskreditkan islam ya. saya bicara dlm koridor budaya. tapi faktanya, stlh orang2 tak lagi mensakralkan laut, mereka jadi memperlakukan laut sembarangan. begitu juga dgn hutan. mereka membuka pintu selebar2nya bagi para investor utk menebangi pohon2.
bunda (2/1/2008 4:04:56 PM): iya ... terus...?
teman (2/1/2008 4:07:10 PM): agama menyeragamkan interaksi2 tadi secara internasional. seperti globalisasi yg meyakini tak ada batasan negara utk pasar.
teman (2/1/2008 4:08:38 PM): komunisme juga pernah melakukan hal yg sama. internationale menyeragamkan budaya di seluruh negara komunis.
teman (2/1/2008 4:10:16 PM): jadi saya pikir ini semua politis. ini persoalan merebut hati orang2 utk ikut ke jalan yg dijalani oleh pemimpin mereka.
bunda (2/1/2008 4:11:02 PM): lalu ...?
teman (2/1/2008 4:11:33 PM): tanpa mau melihat lagi latar belakang pemimpin mereka.
bunda (2/1/2008 4:14:30 PM): lalu itu semua pada akhirnya bermuara pada pemikiran kamu, bahwa kamu tidak percaya pada agama gitu ya ?
teman (2/1/2008 4:15:29 PM): saya gak mau nyebut agama ataupun ideologi2 itu membawa kerugian. tapi saya mau bilang, kalau agama atau ideologi2 hanya boleh dipakai apabila pemakaian itu secara bulat2, maka masyarakat akan spt terasing dari alamnya.
bunda (2/1/2008 4:16:17 PM): tapi saya gak setuju juga bahwa kalau agama dipakai bulat2, maka masyarakay akan spt terasing dari alamnya ...
bunda (2/1/2008 4:16:48 PM): btw, kita bicara dalam konteks agama islam aja ya, sebagai agama yg saya anut dari kecil dan saya yakini kebenarannya smp detik ini ...
teman (2/1/2008 4:17:09 PM): kurang bukti apa kalo manusia dan alam akhir2 ini mulai ga bisa harmonis?
bunda (2/1/2008 4:17:53 PM): bener banget ... apalagi bencana alam akhir2 ini gak henti2 melanda hampir semua daerah di negeri ini...
teman (2/1/2008 4:17:58 PM): ok, silakan.
bunda (2/1/2008 4:18:12 PM): jangan terlalu formil ah
bunda (2/1/2008 4:18:15 PM): jadi gak enak ...
bunda (2/1/2008 4:18:40 PM): sebentar saya betulin dulu posisi duduk saya biar enak hehehe
bunda (2/1/2008 4:18:48 PM): begini ya ... hmm..
bunda (2/1/2008 4:19:08 PM): Dalam Islam hampir semua aspek di bahas...
teman (2/1/2008 4:19:12 PM): hehe.
bunda (2/1/2008 4:19:42 PM): bagaimana caranya berinteraksi dengan manusia, dengan alam, dengan hewan lebih khusus lagi dengan Tuhannya... Alloh SWT ...
bunda (2/1/2008 4:20:30 PM): apabila seseorang yang mengaku Islam, mau sedikit meluangkan waktunya untuk mempelajari Islam dari sumber yang benar langsung mengambil dari Al Qur'an dan hadits Nabi MUhammad SAW...
bunda (2/1/2008 4:20:41 PM): Insya Alloh hal-hal spt itu gak akan terjadi ...
bunda (2/1/2008 4:21:07 PM): karena Alloh mengajarkan bagaimana kita memperlakukan alam semesta dengan sebaik-baiknya ....
bunda (2/1/2008 4:21:24 PM): bagaimana cara kita memperlakukan alam semesta dengan baik ...
bunda (2/1/2008 4:21:39 PM): dan itu semua juga di contohkan oleh Nabi kita Muhammad SAW ....
bunda (2/1/2008 4:21:57 PM): kita bisa tetap menjaga alam semesta ini, tanpa harus mensyakralkan nya...
bundai (2/1/2008 4:22:21 PM): tanpa ketakutan-ketakutan yang sering disisipkan oleh hal-hal gaib ...
bunda (2/1/2008 4:22:37 PM): bila kita tdk memberi sesaji ke alam, nanti alam murka, dan lain...lain...
bunda(2/1/2008 4:23:16 PM): itu lah yang disayangkan oleh sebagian dari Kami-kami semua hehehe... saya dan beberapa teman ...
bunda (2/1/2008 4:23:59 PM): bahwa penyebaran dan pengajaran Islam di daerah-daerah di Indonesia tidak tuntas betul oleh para Wali dan kyai-kyai itu ...
bunda (2/1/2008 4:24:29 PM): Islam, baru sebatas ritual saja ... belum dihayati betul oleh pemeluknya ...
bunda (2/1/2008 4:24:41 PM): smpai menjadi the way of life ...
bundai (2/1/2008 4:24:57 PM): eh.... btw... masih nyambung gak ya ?
bunda (2/1/2008 4:25:15 PM): kadang2 kalau kebanyakan ngomong suka lari kemana2
teman (2/1/2008 4:25:35 PM): masih.
bunda (2/1/2008 4:27:05 PM): jadi kesimpulannya ...
bundai (2/1/2008 4:27:08 PM): hehehehe
bunda (2/1/2008 4:27:23 PM): sodara2 kita di NTT itu
bunda (2/1/2008 4:27:35 PM): mungkin belum menghayati betul makna dan hakikat Islam
bunda (2/1/2008 4:27:58 PM): sebagai agama yang seharusnya menjadi solusi bagi segala permasalahan yg mereka alami tanpa memisahkan mereka dari alam ...
bunda (2/1/2008 4:28:11 PM): dari warisan nenek moyang mereka
teman (2/1/2008 4:28:25 PM): ga ada yg perlu disesali. sunan2 dan wali2 itu, seperti juga nabi2, tlh menyelesaikan tugas hidup mereka. krn kalau tdk, mereka ga akan diijinkan mati.
bunda (2/1/2008 4:29:09 PM): spt yg tadi kamu bilang ... bahwa daerah itu jadi kotor...
bunda (2/1/2008 4:29:36 PM): padahal jelas betul di dalam Al Qur;an tapi maap saya lupa di ayat mana ... tapi nanti sy cari deh
bunda (2/1/2008 4:30:10 PM): "Alloh itu Indah dan menyukai keindahan"
bunda (2/1/2008 4:30:28 PM): eh bentar, ini dari Al Qur'an apa hadist nabi ya ?
bunda (2/1/2008 4:30:57 PM): tapi ini favorit saya lho ...
bunda (2/1/2008 4:31:24 PM): jadi, kalau kita tahu bahwa Tuhan kita suka akan keindahan...
bunda (2/1/2008 4:31:39 PM): maka kita akan buat bumi ini, minimal tempat tinggal kita seindah mungkin ...
teman (2/1/2008 4:31:49 PM): favorit saya surat Al Ashr. hehe.
bunda (2/1/2008 4:31:53 PM): agar Tuhan tambah sayang sama kita khan, bener gak ?
bunda (2/1/2008 4:32:14 PM): eh anak saya sudah hapal tuh surat Al Ashr
teman (2/1/2008 4:33:10 PM): hehe. bagus itu. skrg tinggal ajarkan maknanya. krn maknanya sangat mendalam.
bunda (2/1/2008 4:35:29 PM): iya, Insya Alloh nanti kalau dia sudah agak besar sedikit ...
bunda (2/1/2008 4:35:35 PM): skrg khan msh 3 tahun ...
bunda (2/1/2008 4:37:21 PM): So ... bener gak ? uraian gue tadi ?
teman (2/1/2008 4:38:15 PM): saya tau, gak ada yg statis dlm hidup ini. semuanya berubah. saya hanya menyayangkan org2 yg dogmatis pada agama atau ideologi yg ia yakini, sehingga tdk peka pada perubahan.
bunda (2/1/2008 4:38:35 PM): nah, mungkin mereka emang sedikit kolot hehehehe
bunda (2/1/2008 4:38:38 PM): kasar banget ya ?
teman (2/1/2008 4:41:30 PM): semua org pasti akan kolot (tua) secara fisik. tapi jiwa dan semangat kita harusnya tetep muda. krn cuma org muda yg siap menghadapi perubahan. krn itu saya pake nama Jaka Muda. hehe.
bunda (2/1/2008 4:42:11 PM): hehehe
bunda (2/1/2008 4:42:22 PM): lucu juga nama "Jaka Muda"
bunda (2/1/2008 4:42:32 PM): emang kamu yakin akan selamanya "Jaka" ?
bunda (2/1/2008 4:42:58 PM): kalau gitu boleh donk gue pakai nama "Perawan Muda" ?
teman (2/1/2008 4:43:01 PM): iya dong lucu. kayak orangnya... lucu. hahaha.
teman (2/1/2008 4:43:57 PM): hehe.
bunda (2/1/2008 4:44:34 PM): btw, kalau boleh tahu smp kapan mau pake nama Jaka Muda ?
teman (2/1/2008 4:44:51 PM): Mojang Muda.
teman (2/1/2008 4:45:45 PM): sampe udah 100 org yg tau siapa orang di balik nama Jaka Muda. hahaha.
bunda (2/1/2008 4:46:04 PM): nah sekarang dah berapa yg tahu ?
teman (2/1/2008 4:46:45 PM): gak lah, kidding. ya sampe bosan aja.
bunda (2/1/2008 4:46:56 PM): i know that ..
bunda (2/1/2008 5:02:00 PM): udah sore tuh ...
bunda (2/1/2008 5:02:02 PM): gak jalan2 ?
teman (2/1/2008 5:03:08 PM): enggak. lagi pengen di rumah aja. lagi bersin2.
bunda (2/1/2008 5:03:31 PM): ih sama banget ... saya juga udah mulai mau flu neh
bunda (2/1/2008 5:03:39 PM): dari tadi bersin2 mulu ...
bunda (2/1/2008 5:03:53 PM): emang akhir2 ini cuaca gak bersahabat banget ...
bunda (2/1/2008 5:04:01 PM): panas terik, trus tiba2 hujan ...
bunda (2/1/2008 5:04:07 PM): berubah secara drastis bgt...
teman (2/1/2008 5:04:13 PM): emang musimnya lagi risky buat kesehatan.
bunda (2/1/2008 5:04:24 PM): besok kerja ?
teman (2/1/2008 5:05:10 PM): iya, besok ke kantor.
bunda (2/1/2008 5:05:26 PM): trus kapan jalan ke luar kota lagi ?
teman (2/1/2008 5:06:24 PM): tgl 10 kayaknya.
bunda (2/1/2008 5:06:38 PM): tujuan kemana ?
teman(2/1/2008 5:07:09 PM): komodo sama ruteng.
bunda (2/1/2008 5:07:30 PM): pulau komodo ?
teman (2/1/2008 5:07:55 PM): iya.
bunda (2/1/2008 5:08:20 PM): udah sore tuh, dah makan belum ? di situ tinggal sama siapa ?
teman (2/1/2008 5:09:16 PM): sama ortu. gak makan. nanti malam aja. kenapa, kamu mau udahan?
bunda (2/1/2008 5:28:21 PM): makasih ya udah jadi temen ngobrol saya hari ini ...
teman (2/1/2008 5:29:21 PM): ya, sama2.
bunda (2/1/2008 5:30:00 PM): kalau lagi libur, jangan lupa ya buat temenin sy ngobrol lagi...
bunda (2/1/2008 5:30:12 PM): eh iya, foto2 jalan2nya donk
bunda (2/1/2008 5:30:16 PM): tempelin di blog ...
teman (2/1/2008 5:30:42 PM): ya. tenang aja.
bunda (2/1/2008 5:30:54 PM): sip
teman (2/1/2008 5:31:21 PM): gak mau ah. saya ga mau terdisplay.
bunda (2/1/2008 5:31:27 PM): yaaa
bunda (2/1/2008 5:31:32 PM): jangan yg ada kamunya donk
bunda (2/1/2008 5:31:39 PM): foto2 pemandangannya gitu lah ...
teman (2/1/2008 5:32:18 PM): nanti kalo saya udah punya kamera yg bagus.
bunda (2/1/2008 5:32:38 PM): iya, amin ...
bunda (2/1/2008 5:34:34 PM): kalau main ke blog saya, jangan cuma ngintip kasih komen donk... biar saya termotivasi terus buat nulis ...
bunda (2/1/2008 5:34:40 PM): di kritik juga gak papa ...
teman (2/1/2008 5:35:33 PM): oke, saya coba.
bunda (2/1/2008 5:35:56 PM): eh udahan dulu ya.. saya mau siap2 pulang ...
teman (2/1/2008 5:36:25 PM): baiklah.
bunda (2/1/2008 5:36:34 PM): nanti kalau tulisan saya tentang khayalan saya kalau saya jatuh cinta lagi dah di posting
bunda (2/1/2008 5:36:39 PM): saya kasih tahu deh ...
bunda (2/1/2008 5:37:26 PM): C U N Take Care ya ...
teman (2/1/2008 5:38:01 PM): iya, tulislah apa yg kamu rasa perlu utk ditulis. sejarah itu penting.
bunda (2/1/2008 5:38:19 PM): yup, minimal buat anak saya
bunda (2/1/2008 5:38:27 PM): tar saya cari deh si gadis jeruk nya...
teman (2/1/2008 5:38:29 PM): thanks.

--------------------------------------------------------------------------------------

Terima kasih kawan ... buat obrolannya yang mengasyikkan, sampai lupa kalau ritual mengobrol kayak gitu emang asyik banget. Di tunggu ya cerita dari Pulau Komodo dan Rutengnya, Insya Alloh kalau sempat saya akan nonton liputan kamu sama Indi, karena acara Bolang itu bagus buat anak-anak, khususnya anak saya.

01 Februari 2008

Sakit Punggung ...

Sakit punggung, keluhannya sakit di daerah punggung, sampai ke paha, apabila kaki coba di luruskan akan terasa seperti tertarik, bila melakukan gerakan tiba-tiba juga langsung terasa sakit, bila duduk sedikit lama untuk bangun dalam kondisi badan lurus kembali, akan butuh beberapa detik untuk meluruskannya, bila sakitnya sudah teramat sangat badan rasanya kaku dan berjalan seperti robot, harus senantiasa menggunakan korset yang fungsinya bukan untuk mengecilkan perut seperti yang dilakukan perempuan-perempuan yang ingin langsing kembali setelah melahirkan, tapi fungsi korset di sini untuk menyangga tubuh agar tetap lurus dalam keaadaan apapun, karena korset ini dilengkapi dengan penyangga di kanan kirinya yang terbuat dari besi yang tipis.

Ah ... gejala dan keluhan di atas akhir2 ini akrab menyambangiku setia bulan. Penyakit dan kondisi seperti ini mulai saya rasakan beberapa bulan setelah proses melahirkan anak pertamaku. Awalnya keadaan dan kondisi ini saya abaikan saja, tetapi semakin lama semakin berat rasa sakitnya. Mulanya hanya sakit pinggang, yang sering rancu dugaannya, tadinya saya pikir itu karena ginjal saya yg bermasalah ... secara saya memang bukan tipe manusia yang gemar minum, lebih sering lupa untuk minum, padahal saya bukan onta yang bisa menyimpan persediaan minumnya di punguknya. Hingga pada suatu ketika badan saya tiba-tiba menjadi Kaku, tidak bisa digerakkan untuk menunduk sama sekali, jalan saya sudah seperti robot, itu dimulai pada Oktober 2006. Dan semenjak hari itu, saya mulai akrab dengan yang namanya fisioterapi dan obat-obatan penghilang rasa sakit.

Dengan pemeriksaan rongent, ternyata baru terlihat kondisi tulang belakang saya yang sudah abnormal, istilah yang diberikan dokter saat itu adalah Pengapuran. Abnormal...? diusia saya yang masih kepala 2 ? Menurut dokter jarang sekali ditemui. Kondisi ini biasanya muncul karena beberapa hal yaitu :
a. Usia, biasanya muncul saat usia 40 tahun ke atas. ( * Lho saya khan baru 27 tahun saat penyakit itu datang, berarti dugaan itu tdk berlaku atas diri saya).
b. Pertambahan berat badan. (* Bisa jadi, karena sewaktu belum hamil, berat badan saya hanya 48 Kg, tapi saat hamil dan melahirkan berat saya naik drastis smp 20 Kg menjadi 67 kg, wow... gendut ya ?)
c. Aktivitas fisik yg berlebihan. (* waduh saya merasa bukan kuli, jadi aktivitas fisik spt apa yg dianggap berlebihan ya ? apakah termasuk menjalani proses melahirkan?)
dan yang lainnya saya lupa .... terkadang usia dan permasalahan pelik yg saya hadapi akhir2 ini membuat saya jadi sering lupa, atau sengaja melupakan sesuatu ya...? ah entahlah ...

Saya juga pernah menjalani MRI atas rekomendasi dokter. MRI itu pemeriksaaan secara menyeluruh untuk otot di tulang kita mulai tampak depan, atas dan samping, karena kalau pemeriksaan yang dilakukan dengan rongent, yang terlihat hanya tulang kita saja dan bentuknya yang tidak abnormal tsb, namun tidak bisa terlihat pangkal permasalahan dari ketidak abnormalannya. Dan berdasarkan hasil MRI, terlihat tulang-tulang belakang saya memang sudah rapuh, dia akan mudah jatuh dan menekan otot2 yang ada diantara ruas-ruas tulang tsb. Penekanan yang terjadi oleh ruas-ruas tulang terhadap otot tsb, mengakibatkan otot-otot tersebut menyembul ke samping dan menekan otot2 yang berada disamping ruas-ruas tulang tersebut yang berfungsi sebagai penyangga tulang2 itu. Untuk tetap mempertahankan agar tulang dapat berdiri tegak untuk menyangga tubuh saya dengan baik, dia akan menegang, dan penegangan tsb mengakibatkan badan saya menjadi kaku dan sakitnya bukan main ...

Dan saat ini, saat saya sedang menulis postingan ini, saya pun masih merasakan rasa sakit itu. Dokter bilang seharusnya saya dioperasi, tapi saya takut ... takut banget sama yang namanya operasi, saya takut gak bangun2 lagi....
Ah.. ketakutan pada seseuatu yg belum tentu terjadi... baru saja seorang temen menuliskan tentang Rasa takut, begini katanya : kebanyakan, orang takut pada sesuatu yg belum terjadi. itu manusiawi. orang selalu merasa kesulitan dgn perubahan. orang ga rela kehilangan kemapanan. tapi, sudahlah, ini hidup. tak ada yg abadi di sini. (By : Jaka Muda)
Dan emang betul yang dia bilang itu .... tapi tetap saja, saya belum berani ambil keputusan untuk dioperasi dalam waktu dekat ini.

Andai saja saya punya opsi lain untuk penyakit saya ini. Karena sekarang ini, saya merasa seperti orang yang sudah cacat, saya merasa penyakit ini membatasi ruang gerak saya, dan mengaburkan mimpi-mimpi serta cita-cita saya untuk meraih apa yang saya inginkan, karier, pendidikan dan masa depan yang jauh lebih baik dari sekarang....

Saya merasa sudah tidak mampu lagi ....